Cikeusik 20/08/25 – SMK Negeri 5 Pandeglang mengadakan In House Training (IHT) dengan tema “Menciptakan Pengalaman Belajar Bermakna Dengan Deep Lerning.”
Istilah Deep Learning yang dipakai oleh Mendikdasmen tidak sama dengan istilah Deep Learning yang lazim digunakan dalam ranah Artificial Intelligence (AI). Dalam konteks pendidikan, Deep Learning adalah pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman konsep dan penguasaan kompetensi secara mendalam dalam cakupan materi yang lebih sempit.
IHT yang diikuti para guru dan tendik SMK Negeri 5 Pandeglang itu dibuka Langasung
oleh Kepala Sekolah Ahamad Zaenudin Anwar,M.Pd.berlangsung selama Tiga hari di sekolah setempat berakhir pada Jumat (22/08/2025).
Kepala SMK Negeri 5 Pandeglang, Ahamad Zaenudin Anwar,M.Pd dalam Sambutannya, Rabu (20/8/25) mengatakan, kegiatan IHT ini untuk lebih meningkatkan kompetensi Pendidik Dan Tenaga Kependidikan.
Tujuannya, agar nantinya mejadi motor penggerak melanjutkan estafet kepada siswa, sehingga dapat menghasilkan produk secara berkelanjutan dan komprehensif.
Disebutkannya, peserta kegiatan ini diikuti semua GTK SMK Negeri 5 Pandeglang, degan harapan dapat menjaring bakat terpendam dalam kejuruan dan memberikan kesempatan yg luas bagi siapa pun warga sekolah dalam berperan aktif mencerdaskan anak bangsa.

Muhamad Yasir,S.Pd. Selaku Ketua Panitia sekaligus Wakasek Kurikulum menambahkan, narasumber dalam kegiatan ini diisi oleh orang-orang berkompeten di bidangnya, dengan penggabungan teori singkat di ruang pertemuan dan dilanjutkan pembelajaran praktik langsung di ruang praktik Aula SMKN 5 Pandeglang.
Adapun pemateri hari pertama di sisi Ali Winata narasumber dari Balai Guru Penggarak Provinsi Banten “BGP”.
Kemudian implementasi pembelajaran deep learning dengan kategori mindful learning (mendalam), meaningful learning (bermakna) dan joyful learning (menyenangkan)
,” kata Muhamad Yasir.(*)
Eko Sp.
